"Sebagai murid Yesus, tidak cukup kita hanya mengerti ajaran-Nya secara intelektual. Kita perlu menghayati pesan-pesan itu dalam hidup kita sehari-hari." (Rm. Antonius Sad Budianto CM)

Singkirkan Berhalamu (Bacaan 1 Samuel 7:2-14)

cintakasih.net_ Hidup mendua hati mengakibatkan kegelisahan, ketidaktentraman, dan ketidaknyamanan Israel telah menikmati "kemakmuran namun tidak tenang dan merasa tidak bahagia, dipenuhi kekuatiran karena terus-menerus di bawah bayang-bayang tekanan kekuatan dan kekuasaan Filistin".

Menurut Samuel, Israel telah "mendua hati" yakni percaya kepada Allah tetapi sekaligus "beribadah kepada ilah asing=Baal dan Asytoret=dewa kemakmuran" (ay.3,4). Mereka beribadah kepada Allah bahkan mungkin sangat sibuk tetapi bersamaan dengan itu mereka lebih mengandalkan "baal dan dewa kesuburan=kemakmuran".

Singkirkan Berhalamu (Bacaan 1 Samuel 7:2-14)
www.cintakasih.net
Bagaimana dengan dengan kita? Kita pasti lebih setia bergereja dan beribadah dan mungkin kita lebih sibuk melayani/berkegiatan di gereja. Kita juga tidak memiliki "baal dan dewa kesuburan" seperti dimaksudkan Samuel. Tetapi dalam kenyataannya, tidak jarang kita sudah "memperilah dan menciptakan dewa-dewa baru yang modern" di samping Tuhan. Sadar atau tidak kita sering menjadikan "kebiasaan gereja dan gereja kita sebagai yang ilahi" sehingga bukan Tuhan lagi yang disembah tetapi yang dipuja adalah "lembaga gereja dan segala kebiasaannya".

Menapaki tahun 2019, kita diingatkan untuk segera meninggalkan segala bentuk berhala yang dapat "menduakan Tuhan bahkan mungkin menyingkirkan Tuhan dalam hidup ini". Bertekunlah dan arahkan hidup melalui doa dan ibadah hanya kepada Sang juruselamat maka kedamaian dan ketentraman menguasai hidup kita. Amin.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Singkirkan Berhalamu (Bacaan 1 Samuel 7:2-14)