"Sebagai murid Yesus, tidak cukup kita hanya mengerti ajaran-Nya secara intelektual. Kita perlu menghayati pesan-pesan itu dalam hidup kita sehari-hari." (Rm. Antonius Sad Budianto CM)

Andalkanlah Hikmat Allah (Bacaan Mazmur 72:15-20)

cintakasih.net_ Kali ini admin akan membagikan perenungan Kristen dengan tema renungan "Andalkanlah Hikmat Allah". Semoga firman Tuhan hari ini senantiasa memberikan kita kekuatan iman dalam menjalani kehidupan kita yang penuh dengan kekecewaan yang sering kita alami. Tapi kita yakin dan percaya bahwa Allah senantiasa selalu menyertai kita apa pun masalah yang menimpa kita saat ini.

Andalkanlah Hikmat Allah_ Masyarakat menghormati keberhasilan dan kesuksesan kepemimpinan Salomo. Salomo menjalani hidup dan kariernya sebagai raja yang mengandalkan "kebenaran dan keadilan" (Mz 72:1) dan "hati yang penuh hikmat dan pengertian" (1 Raj. 3:12). Salomo dikenal sebagai raja berhikmat dan karena namanya sering dikaitkan dengan kitab Amsal yang berbicara tentang hikmat. Ia berbahagia karena namanya dikenang sebagai raja yang bijaksana (ay. 17) "Tahtanya kokoh untuk selama-lamanya" (Ams. 29:14).


Andalkanlah Hikmat Allah (Bacaan Mazmur 72:15-20)
www.cintakasih.net

Keberhasilan tidak lagi dilihat sebagai hasil juang dan sukses Salomo tetapi "oleh karena perbuatan ajaib dari Allah" (ay. 18) dan karena itu pujian hanya kepada-Nya saja (ay.19). Allah telah mengaruniakan "talenta dan bakat" kepada kita masing-masing. Pergunakanlah anugerah Allah itu dengan penuh kerendahan hati, tanggungjawab, dan pengabdian maka setiap hari kita menyaksikan dan mengalami perkenaan dan kehendak Allah yang "ajaib dan mengagumkan" itu. Sesunguhnya kita melakukan hal-hal besar bersama Allah dari waktu ke waktu. Kuasa roh kudusnya ada bersama kita sehingga dari bangun pagi sampai kembali ke tempat tidur, sesungguhnya terlalu banyak dan amat besar hal yang telah kita lakukan.

Pandangan kita dan orang lainlah yang menjadikan karya dan kerja kita menjadi kecil dan tidak berarti. Kita sendirilah yang sibuk membandingkan karya kita dengan karya besar orang lain. Atau orang lainlah yang merendahkan dan meremehkan karya dan kerja kita. Jangan sibuk membandingkan diri atau mendengar kata orang tentang diri kita. Mari dengan kerendahan hati dan dengan penuh tanggung jawab, dan rasa syukur yang besar kita berjuang melakukan yang terbaik bagi diri, keluarga, dan masyarakat sekitar kita. Amin.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Andalkanlah Hikmat Allah (Bacaan Mazmur 72:15-20)