"Sebagai murid Yesus, tidak cukup kita hanya mengerti ajaran-Nya secara intelektual. Kita perlu menghayati pesan-pesan itu dalam hidup kita sehari-hari." (Rm. Antonius Sad Budianto CM)

Renungan Rabu, 08 Agustus 2018 (Bacaan Injil Mat. 15:21-28)

cintakasih.net_ Pada suatu hari Yesus menyingkir kedaerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: " Kasihinilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita." Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak." 

Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata" Tuhan, tolonglah aku." Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya." Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Renungan
Iman perempuan Kanaan yang diceritakan penginjil Mateus dalam perikope Injil hari ini sungguh luar biasa. Dia berseru dengan penuh yakin ketika datang kepada Yesus, "kasihanilah aku, ya Tuhan anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan dia sangat menderita". Melihat imannya yang luar biasa itu, Yesus pun tergerak oleh belas kasihan dan menyembuhkan anaknya. Mukjizat terjadi karena iman dan harapan yang dimiliki, baik secara personal maupun kolektif.
Renungan Rabu, 08 Agustus 2018 (Bacaan Injil Mat. 15:21-28)
www.cintakasih.net

Peristiwa Injil ini mengajak kita untuk saling mendoakan baik sebagai anggota keluarga, komunitas, maupun anggota Gereja dan masyarakat. Semoga kaum ibu dan kaum wanita pada umumnya mampu meneladani perempuan Kanaan dalam Injil hari ini. Sejarah Katolik menunjukkan bahwa tidak sedikit kaum wanita dan para ibu menunjukkan keteguhan iman dan berjuang untuk kebahagiaan dan keselamatan umat manusia. Amin.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Renungan Rabu, 08 Agustus 2018 (Bacaan Injil Mat. 15:21-28)