"Sebagai murid Yesus, tidak cukup kita hanya mengerti ajaran-Nya secara intelektual. Kita perlu menghayati pesan-pesan itu dalam hidup kita sehari-hari." (Rm. Antonius Sad Budianto CM)

Renungan Harian Kristen Katolik Jumat, 06 Oktober 2017

cintakasih.net_Sekali peristiwa Yesus bersabda: "Celakahlah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu,sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaun, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, Engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku, dan barangsiapa menolak kamu, Ia menolak Aku: ia menolak Dia yang mengutus Aku."

Renungan:
Salah satu yang dianjurkan di Tahun Kerahiman Illahi adalah intensitas penerimaan Sakramen Tobat. Pada kenyataannya, kemauan untuk mengakukan dosa melalui Sakramen Tobat dilihat masih belum memadai. Rupa-rupa alasan di balik keengganan itu. Rasa malu, belum tahu bagaimana mesti mengaku dosa, tidak merasa dirinya berdosa, dan boleh jadi ada kesombongan manusiawi karena keengganan mengakui kebobrokan diri.

Pengakuan dosa membutuhkan kerendahan hati untuk "menelanjangi" diri dengan mengakui kekurangan dan kelemahan. Karena itu, pengakuan dosa menuntutketulusan, keberanian dan kerendahan hati di hadapan Allah untuk mengakui kedosaan dan menyesalinya (bdk. Bar. 1:15b-19.21-22). Yesus sendiri mengecam keangkuhan dan ketegaran hati karena keengganan mengakui kedosaan dan pertobatan (bdk. Luk. 10:13-15). Keangkuhan seperti ini tidak akan memberikan kebahagiaan dan hidup berkeutamaan. Kecaman Yesus terhadap mereka yang tidak mau bertobat merupakan penegasan dan peneguhan dalam kerangka perutusan para murid untuk mewartakan pertobatan dalam menerima warta Kerajaan Allah (bdk. Luk. 10:16).
 
Renungan Harian Kristen Katolik Jumat, 06 Oktober 2017
www.cintakasih.net

Apakah kita sudah mengakukan dosa-dosa? Sejauh mana kita sadari bahwa kita telah berdosa? Apa upaya kita untuk melakukan pembaruan dalam hidup?

Tuhan Yesus, ampunilah dosa-dosaku. Berilah rahmat-Mu agar aku dapat memperbaharui hidupku hari demi hari. Amin.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Renungan Harian Kristen Katolik Jumat, 06 Oktober 2017