"Sebagai murid Yesus, tidak cukup kita hanya mengerti ajaran-Nya secara intelektual. Kita perlu menghayati pesan-pesan itu dalam hidup kita sehari-hari." (Rm. Antonius Sad Budianto CM)

Renungan Harian Katolik Kamis,10 Agustus 2017

cintakasih.net_ Menjelang akhir hidup-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barang siapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barang siapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. Barang siapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barang siapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa."

Renungan:
Dewasa ini semakin banyak anggota Gereja yang memberi diri untuk tugas pelayanan dalam Gereja sebagai seorang "Prodiakon". Sungguh menyenangkan munculnya, sejumlah pria dan wanita yang dipandang saleh, dedikatif dan terbukti siap melayani. Keterbatasan jumlah pelayan-pelayan tertahbis telah membangkitkan kerelaan umat untuk melibatkan diri secara lebih total bagi gereja.

Renungan Harian Katolik Kamis,10 Agustus 2017
www.cintakasih.net

Santo Laurensius, yang dipestakan hari ini, menjadi diakon pada masa Gereja purba. Ia terkenal sebagi seorang diakon yang giat melayani orang-orang miskin. Kepada para penguasa yang mau merampas harta-harta gereja, Laurensius menghadirkan kaum papa miskin sebagai harta gereja. Laurensius menghidupi amanat Yesus, "Barang siapa melayani Aku, harus ikut Aku, dan di mana Aku berada, di situ pula pelayan-Ku itu berada" (Yoh. 12:26). Ia menemukan Yesus dalam diri kaum papa miskin dan ia melayani mereka dengan kerelaan dan sukacita seperti ajakan Rasul Paulus, "Hendaklah masing-masing memberi menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau terpaksa" (2 Kor.9:7). Pribadi Santo Laurensius dan pesan-pesan Kitab Suci mengajak kita semua untuk merelakan diri kita bagi karya pelayanan bagi sesama, terutama bagi mereka yang miskin papa dan yang terabaikan.

Ya Allah, kobarkanlah semangat berbagi dan memberi dalam diriku, agar semakin banyak orang merasakan dan mengalami kemurahan hati-Mu. Amin.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Renungan Harian Katolik Kamis,10 Agustus 2017