"Sebagai murid Yesus, tidak cukup kita hanya mengerti ajaran-Nya secara intelektual. Kita perlu menghayati pesan-pesan itu dalam hidup kita sehari-hari." (Rm. Antonius Sad Budianto CM)

Renungan Harian Katolik Jumat, 01 September 2017

cintakasih.net_ Pada suatu hari Yesus mengucapkan perumpamaan ini kepada murid-murid-Nya: "Hal, kerajaan surga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka. Tertapi, karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.

Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseruh: Mempelai datang! Songsonglah dia! Gadis-gadis itu pun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka. Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam. Tetapi jawab gadis-gadis bijaksana itu: Tidak nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ. Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.

Kemudian datanglah juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

Renungan Harian Katolik Jumat, 01 September 2017
 www.cintakasih.net

Renungan:
Iman tidak lain dari pada tanggapan manusia terhadap Allah yang menyatakan diri-Nya dalam diri Yesus Kristus. Percaya bahwa Yesus adalah Putra Allah, ungkapan cinta Allah yang paling sempurna untuk manusia. Percaya bahwa Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup. Percaya bahwa Yesus tidak hanya sebatas Raja, tetapi sekaligus Kerajaaan itu sendiri. Bacaan-bacaan hari ini menantang kita bahwa beriman saja belum cukup. Seperti umat tesalonika, mereka sudah percaya kepada Yesus. Namun, mereka ditantang untuk melaksanakan apa yang diajarkan Yesus, yakni mencintai Tuhan dan mencintai sesama setiap hari.

Perumpamaan tentang lima gadis yang bijak dalam Injil hari ini menantang kita yang sudah percaya kepada Yesus, untuk melaksanakan ajaran-Nya. Kita diajak untuk mengungkapkan iman dalam relasi dengan Allah melalui doa, Ekaristi, dan adorasi; sekaligus mewujudkan iman dalam tindakan-tindakan kasih setiap hari dalam relasi dengan sesama. Artinya, iman tanpa diungkapkan dan diwujudkan, bagaikan lima gadis bodoh yang tidak memanfaatkan secara optimal peluang untuk menyongsong kedatangan pengantin.

Tuhan Yesus Kristus, aku bersyukur kepada-Mu atas anugerah iman yang telah aku terima berkat kerahiman dan kemurahan hatimu. Bimbinglah aku dengan Roh Kudus-Mu, agar aku mampu membangun relasi dengan Dikau dan sesamaku. Amin.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Renungan Harian Katolik Jumat, 01 September 2017