"Sebagai murid Yesus, tidak cukup kita hanya mengerti ajaran-Nya secara intelektual. Kita perlu menghayati pesan-pesan itu dalam hidup kita sehari-hari." (Rm. Antonius Sad Budianto CM)

Suara Sang Penakluk

cintakasih.net_ Bacaan kita mempertegas bahwa Tuhan menyatakan kehadiran diri-Nya melalui suara-Nya. Dalam ayat 3-9b, suara Tuhan kedengaran dan bergema di laut, hutan, gunung. Suara-Nya bergemuruh sehingga pohon, air, dan belantara tidak berdaya,dan binatang pun ketakutan. 

Suara Tuhan bergemuruh di atas "alam raya" mengatasi seluruh kuasa alam semesta. Bagi orang Israel, suara Tuhan disambut dengan penuh sukacita dalam bait-Nya (ayat 9c-11). Suara-Nya disambut dengan "kemuliaan". Suara Tuhan bisa mengancam dan mengacaukan "dunia-alam semesta dan isinya" tetapi bagi umat-Nya, suara Tuhan menjadi kekuatan yang memberkati dengan damai sejahtera (ay.11).

Hidup keseharian kita diwarnai dan dikuasai berbagai jenis suara dunia. Bagi kita, suara Tuhan menaklukkan suara dunia, namun kita lebih sering tunduk, takluk, dikuasai, dan diperhamba oleh suara-suara dunia. Suara dunia terdengar lebih menyenangkan dan membahagiakan telinga dan perasaan kita.

Suara dunia akan semakin menyenangkan telinga, menggoda, dan menyenangkan nafsu-naluri sesaat kita. Godaan dan rayuannya semakin dahsyat karena itu marilah kita terus waspada dan belajar mengasah kepekaan hati mendengar suara Tuhan yang sesungguhnya senantiasa hadir menggema pada setiap waktu dan tempat.

Suara Sang Penakluk
www.cintakasih.net

Berjuanglah menyediakan waktu berdoa dan mendengar suara Tuhan melalui firman-Nya setiap hari. Berjuanglah menyediakan waktu sejenak (sekitar 30 menit) dan jika mungkin bersama keluarga. Tuhan hadir memperdengarkan suara-Nya yang dahsyat yang mengalahkan kekuatan suara dunia. Dengan demikian, setiap hari kita menjadi pemenang bersama Tuhan. Amin

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Suara Sang Penakluk