"Sebagai murid Yesus, tidak cukup kita hanya mengerti ajaran-Nya secara intelektual. Kita perlu menghayati pesan-pesan itu dalam hidup kita sehari-hari." (Rm. Antonius Sad Budianto CM)

Renungan dengan Tema Tuhan Membela Umat-Nya

cintakasih.net_ Telinga kita mungkin sudah terbiasa dengan kelompok yang menyebut diri "pembela agama atau pembela Allah". Kelompok tersebut menjadi tembok yang kokoh melawan kelompok yang dianggap berbeda keyakinan apalagi kalau dikategorikan kafir dan mengancam kebenaran ajaran yang diyakininya.

Pertanyaannya, tidakkah sikap ini sama dengan sikap yang diungkapkan oleh Habakuk: "Orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya" atau kelayakan apakah yang dimiliki sehingga merasa sanggup membela agama apalagi membela Tuhan? Mempertahankan iman adalah hal yang mutlak, tetapi menggantikan posisi Allah sebagai pembela umat-Nya adalah sebuah perlawanan kepada otoritas Allah!

Yeremia memberi pengharapan di tengah situasi sulit yang dialami oleh umat Israel yang terjajah. Yeremia mau mengajar mereka bahwa menggantikan peran Allah dalam hidup akan mendatangkan celaka. Yeremia menggambarkan sosok Allah, sebagai pembela bagi umat-Nya. Allah sebagai pencipta, pemilik dan penakluk atas segala kekuatan dan kekuasaan atas dunia ini.

Renungan dengan Tema Tuhan Membela Umat-Nya
www.cintakasih.net

Yeremia mendorong umat untuk memiliki motivasi, semangat, dan tujuan hidup yang benar dan perlindungan dan pembelaan Allah. Meyakini kedahsyatan kekuasaan Allah dalam berbagai situasi apalagi dalam masa yang sulit, bagi Yeremia adalah hal yang mutlak agar jauh dari keputusasaan.

Mari belajar untuk terus mempertahankan iman, harap, dan kasih kita kepada Allah. Sebab Allah yang kita sembah dalam Kristus adalah yang peduli, Allah yang memberi diri menjadi Pembela, Penolong, Penuntun, dan Pemelihara atas hidup orang-orang yang berharap pada-Nya. Amin

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Renungan dengan Tema Tuhan Membela Umat-Nya