"Sebagai murid Yesus, tidak cukup kita hanya mengerti ajaran-Nya secara intelektual. Kita perlu menghayati pesan-pesan itu dalam hidup kita sehari-hari." (Rm. Antonius Sad Budianto CM)

Renungan Harian Katolik Minggu, 02 Juli 2017

cintakasih.net_ Sekali peristiwa Yesus berkata kepada kedua belas murid-Nya: "Barang siapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagiku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikuti aku, ia tidak layak bagi-Ku. Barang siapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya dan barangsiapa kehilangan nyawanya kareena aku, ia akan memperolehnya. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku dan ia menyambut Dia yang mengutus Aku. Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan  barangsiapa menyambut orang benar sebagai seorang benar, ia akan menerima upah orang benar. Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan upahnya dari padanya."

Renungan:
Menyambut kedatangan seseorang bagaikan dia adalah utusan Tuhan mendatangkan rahmat Tuhan. Perempuan di Sunem itu menerima nabi Elisa dengan sebaik-baiknya di rumahnya (bdk. 2Raj. 4:10). Melalui kata-kata Elisa, Tuhan menganugerahkan anak dalam kehidupan perempuan itu dan suaminya. Yesus bersabda: "Barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya" (Mat. 10:42). Iman yang diungkapkan dengan perhatian dan kebaikan membuka sebuah cakrawala yang sama sekali baru dalam hidup manusia, seperti "hidup baru" yang dikatakan Paulus (bdk. Rm. 6:4).

Renungan Harian Katolik Minggu, 02 Juli 2017
www.cintakasih.net

Kehidupan kita dikelilingi oleh para "pembawa pesan" dari Tuhan. Rahmat adalah pemberian Tuhan yang tidak dapat kita pastikan, tetapi menyambut kedatangan siapa pun dengan baik dapat membuka kemungkinan yang baru bagi kita. Jalan keluar dari masalah-masalah yang kkita hadapi sering bermula dari keterbukaan kita dan sambutan yang positif kepada orang-orang yang hadir dalam kehidupan kita.

Yesus, Engkau selalu menawarkan penghiburan kepada mereka yang letih dan lesu. Semoga aku pun terbuka dan rela menyambut mereka yang membawakan pesan-Mu. Amin.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Renungan Harian Katolik Minggu, 02 Juli 2017